Login Anggota

Komentar Terbaru

PDFCetakE-mail

Studi Kelayakan

Dalam proses manajemen energi, pada tahap tertentu, untuk mengurangi konsumsi energi dari sebuah proses maupun utilitas, maka akan dibutuhkan investasi baik berupa modifikasi, atau penggantian dengan menggunakan teknologi baru (retrofitting). Untuk mengevaluasi manfaat investasi maka diperlukan studi kelayakan yang diaplikasikan untuk seluruh sistem bidang energi. Studi Kelayakan dalam bidang energi mengevaluasi efektivitas aspekteknologi dan aspek ekonomi dari industri yang ada.

Melalui studi kelayakan, segala tindakan konservasi energi dapat dikaji secara komprehensif dan akanmemberikan keuntungan seperti:

  1. Meningkatkan produktivitas peralatan dan tenaga kerja
  2. Meningkatkan kualitas produk
  3. Meningkatkan keamanan dan kenyamanan kerja.

TUJUAN

Tujuan dari sebuah studi kelayakan adalah untuk mengkaji peluang Рpeluang dan kendala yang mungkin dapat membuat atau mengganggu usaha yang diusulkan. Studi kelayakan harus memberikan sejumlah rekomendasi apakah proyek yang diusulkan mungkin akan sukses sebagai sebuah kegiatan  konservasi energi.

Studi Kelayakan juga bertujuan untuk memberikan gambaran detail dan terukur dari suatu sistem saat ini, sebelumnya dan yang akan datang. Studi kelayakan memberikan informasi penting yang dibutuhkan manajemen puncak terkait dengan kelayakan rencana implementasi Konservasi Energi dan Pengurangan Emisi CO2 sebelum membuat keputusan untuk:

  • Melanjutkan kegiatan seperti yang telah dan selalu dilakukan sebelumnya
  • Perubahan ke beberapa teknologi, proses, metode, tujuan atau pengukuran lain
  • Studi kelayakan diperlukan untuk menilai kelayakan secara manajemen dan tekno ekonomis mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan termasuk¬† tinjauan kegiatan operasi dan pemeliharaan.

SASARAN

Sasaran studi kelayakan di dalam konservasi energi antara lain adalah:

  1. Untuk melihat pola konsumsi energi masa lalu, sekarang dan masa depan
  2. Untuk mendefinisikan kebutuhan masa lalu,sekarang dan masa depan, kendala serta sumber daya
  3. Untuk mendefinisikan dua atau lebih pilihan potensi penghematan energi
  4. Untuk mengkaji teknologi dengan konsumsi energi yang efisien dan efektif
  5. Untuk menentukan kriteria untuk menilai berbagai alternatif dan risiko teknologi yang menjadi pilihan
Attachments:
FileDownloads
Download this file (BilingualFeasibilityStudyGuideline.pdf)Pedoman Studi Kelayakan1469

Tambah Komentar


Security code
Refresh